Wajib Tahu! Hal Berikut ini Sebelum Mendaki Medan Ekstrim dari Gunung Raung

Wajib Tahu! Hal Berikut ini Sebelum Mendaki Medan Ekstrim dari Gunung Raung

banyuwangitransport.com – Pecinta kegiatan alam? Jika ya, ada satu tempat wisata di Banyuwangi yang bisa anda kunjungi, ia adalah Gunung Raung. Ia adalah gunung tertinggi kedua setelah Semeru dan merupakan salah satu wisata alam ekstrim. Oleh karena itu perhatikanlah beberapa hal berikut ini supaya wisata anda aman dan lancar.

Julukan Gunung Raung

Gunung Raung merupakan salah satu gunung dengan pemandangan terbaik yang bisa anda temukan di Indonesia. Gunung ini merupakan gunung berapi yang memiliki kaldera berbentuk elips. Ia memiliki satu puncak yang tinggi menjulang dan dikelilingi oleh puncak-puncak kecil yang ada di sekitarnya. Keindangan yang dimiliki oleh gunung ini menyebabkan banyak orang yang rela menerjang medan ekstrim yang dimiliki oleh gunung ini.

Ya karena medannya yang sangat ekstrim gunung ini bahkan sampai dijuluki sebagai The Mountain Extreme of Java. Untuk anda yang ingin mencoba naik ke gunung ini sebaiknya pastikan dahulu anda memiliki skill yang tinggi dalam pendakian.

Medan dari Gunung Raung

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Gunung Raung ini merupakan gunung yang memiliki medan yang sangat ekstrim dan sangat berbahaya. Seberapa bahayanya?. Salah satu medan yang paling populer yang dimiliki oleh Gunung Raung ini adalah Siratal Mustaqin. Siratal Mustaqim merupakan salah satu jalur yang harus anda tempuh ketika ingin menikmati indahnya puncak dari Gunung Raung ini.

Apa sesungguhnya siratal Mustaqim ini? Siratal Mustaqim ini merupakan sebuah jalur yang memiliki lebar hanya setapak. Yang membuatnya mengerikan bukan hanya lebar jalurnya, tapi juga kondisi alamnya. Jalanan setapak ini di samping kanan kirinya hanya ada jurang dan tentunya tanpa pembatas jalan. Hal inilah yang menyebabkan jalur ini menjadi sangat berbahaya. Ketika angin besar datang dan pendaki kehilangan keseimbangan, maka bukan tidak mungkin orang tersebut akan jatuh ke jurang.

Waktu tempuh

Selanjutnya yang perlu anda ketahui ketika akan mencoba mendaki salah satu wisata Banyuwangi yang ekstrim ini adalah mengenai waktu tempuh ke puncak Gunung Raung. Mengetahui waktu tempuh tentu penting untuk membuat persiapan makanan dan minuman yang harus anda bawa. Untuk mencapai pundak dari Gunung Raung, diperlukan waktu sekitar 2 hari untuk melewati 9 pos dari Gunung Raung ini.

Ketika anda melewati pos, tentu saja anda perlu berhati-hati. Pasalnya, selain terkenal dengan medannya yang sulit, Gunung Raung juga sangat populer dengan kisah-kisah misteri yang dimilikinya. Oleh karena itu pastikan anda tahu terlebih dahulu mengenai mitos dan larangan-larangan kegiatan di Gunung Raung supaya selamat sampai tujuan. Selain itu, karena medannya yang sulit, tidak banyak pendaki yang datang ke gunung ini, hal ini membuat gunung ini menjadi cukup sepi dan juga sunyi.

Ketersediaan air

Salah satu hal yang menyebabkan wisata di Banyuwangi di Gunung Raung ini cukup berbahaya adalah karena ketersediaan air di gunung tersebut. Gunung Raung merupakan gunung yang tidak menyediakan air untuk para pendakinya. Terutama di musim kemarau. Jika musim penghujan masih ada kemungkinan muncul sumber-sumber air yang kecil.

Karena medan, budaya dan juga ketersediaan hal-hal penting yang sulit untuk ditemukan, pastikanlah anda mencari Agen Transport Wisata yang terpercaya ketika anda akan mengunjungi gunung raung ini. Dengan menggunakan jasa agen transportasi tentu wisata anda ke Gunung Raung menjadi lebih terjamin dan aman.

Wisata Banyuwangi ke Kawah Ijen

Wisata Banyuwangi ke Kawah Ijen

BanyuwangiTransport.com – Jika Anda sedang merencanakan liburan ke Banyuwangi, maka tidak salahnya jika Anda memilih Kawah Ijen sebagai salah satu destinasi wisata Anda. Kawah Ijen merupakan lokasi wisata yang terletak di perbatasan antara Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso Jawa Timur.

Kawah Ijen Menawarkan Keindahan Pemandangan Gunung Vulkanik

Kawah Ijen terletak di Gunung Ijen, gunung api yang masih aktif di Jawa Timur. Ketinggian Gunung Ijen sendiri yaitu 2.443 mdpl. Gunung Ijen terletak bersebelahan dengan Gunung Merapi Jawa Timur. Kawah Ijen memiliki kedalaman 200 m dengan luas kawah hingga 5.466 Ha. Fenomena menarik yang paling ditunggu-tunggu oleh para wisatawan jika berkunjung ke Kawah Ijen adalah blue fire. Fenomena blue fire ini merupakan keunikan yang khas di Kawah Ijen yang terjadi pada dini hari sekitar pukul 02.00 – 04.00 waktu setempat

Selain pemandangan blue fire, selama Anda berjalan-jalan di Kawah Ijen, Anda akan disuguhi berbagai keindahan gunung yang menjulang berjajaran di sekitar Gunung Ijen. Puncak Gunung Merapi dapat Anda nikmati keindahannya karena berada tepat di sebelah timur Kawah Ijen. Tak lupa pula kehadiran Gunung Raung, Gunung Rante, Gunung Suket dapat menjadi saksi keindahan Alam Indonesia.

Gunung Ijen dan Mitos yang Beredar.

Seperti halnya beberapa gunung lainnya di Indonesia, Gunung Ijen memiliki mitos yang boleh Anda percaya boleh juga tidak. Ada salah seorang pendaki yang mengatakan bahwa selama dia tersesat didalam hutan dia dikejar-kejar oleh segerombolan orang yang berseragam. Orang-orang yang mengejar pendaki tersebut membawa golok yang ia arahkan kepada pendaki. Pendaki tersebut sudah berteriak meminta tolong, namun tidak ada seorang pun yang mendengarnya. Akhirnya pendaki tersebut ditemukan oleh penambang belerang dalam kondisi yang pucat dan kebingungan.

Adapula sebuah cerita dari pendaki lainnya di Gunung ijen yang mengaku juga tersesat di hutan saat melakukan pendakian. Saat ia tersesat, ia bertemu dengan seorang nenek yang menanyakan keadaanya dan bermaksud akan menolongnya. Lalu dengan sekali menutup mata atas perintah nenek misterius tersebut, sang pendaki telah sampai ke puncak Gunung ijen.

Bagaimana dapat Sampai ke Kawah Ijen?

Jika Anda berwisata menggunakan pesawat, maka Anda bisa memilih landasan terdekat seperti di Banyuwangi, Surabaya atau Malang, baru kemudian menggunakan transportasi darat menuju ke Gunung Ijen. Kereta api bisa menjadi alternatif lain jika Anda datang dari luar kota. Anda hanya perlu turun di Stasiun Karangasem, Banyuwangi. Jika Anda ingin lebih praktis, Anda dapat mencari Agen Transport Wisata untuk menemani Anda selama berlibur di Banyuwangi.

Perjalanan menuju Kawah Ijen dapat Anda nikmati dengan menumpang truk pengangkut belerang menuju Paltuding. Paltuding merupakan pintu gerbang utama ke Cagar Alam Taman Wisata Kawah Ijen. Anda dapat menikmati fasilitas mulai dari warung dan beragam toko pernak-pernik khas wisata Banyuwangi Kawah Ijen, juga toko-toko penyedia keperluan pendakian ke Kawah Ijen. Letak kawah ijen yang berada di atas gunung mengharuskan Anda untuk melakukan pendakian ke Gunung Ijen terlebih dahulu. Perjalanan Anda dari Paltuding berjarak 3 Km dengan jalur yang cukup berat karena menanjak, kemudian jalan berpasir serta jalur bebatuan. Namun, lelahnya perjalanan Anda akan terbayar dengan keindahan kawah berwarna hijau kebiruan di atas Gunung Ijen.

Tips Berwisata ke Kawah Ijen

Lokasi kawah yang berada di Puncak Gunung akan membuat Anda harus menyiapkan tenaga dan keperluan mendaki lainnya sebelum ke Kawah Ijen. Pastikan Anda sudah membawa berbagai keperluan yang akan berguna selama mendaki ke Gunung Ijen. Apabila Anda tidak membawa peralatan pendakian, Anda tidak perlu khawatir. Sebab, di sekitar Gunung Ijen sudah berjajar beraneka toko yang menjajakan perlengkapan pendakian ke Gunung ijen.

Kawah Ijen yang terletak 2.443 mdpl mengakibatkan hawa dingin di sekitar kawah. Oleh karena itu, jangan lupa untuk membekali diri Anda dengan pakaian yang cukup hangat. Persiapkan pula berbagai macam media untuk mengabadikan momen mengesankan Anda selama di Kawah Ijen. Selamat menikmati Wisata Banyuwangi.